Showing posts with label faith. Show all posts
Showing posts with label faith. Show all posts

Thursday, 25 June 2015

Kasih Ibu


Pasti rata-rata orang di Indonesia familiar sama lagu ini

Kasih Ibu kepada Beta
Tak terhingga sepanjang masa
Slalu memberi tak harap kembali
Bagai sang surya menyinari dunia

Tapi apa iya kasih Ibu tak harap kembali?
Kalau tak harap kembali,
kok banyak ibu2 yang sakit hati saat tua nanti anaknya masukin panti jompo?
kok banyak ibu2 yang sakit hati kalau gak ditengokin sama anaknya? 
kok banyak ibu2 yang sakit hati anaknya lebih banyak spend time sama pacar/istrinya?
yang berujung ngerecokin kehidupan rumah tangga anaknya, cekcok sama menantunya, dll...

Pastinya setiap orang tua punya pengharapan anak kita nanti besarnya jadi anak yang berbakti kepada orang tua. Dan tentunya itu baik, karena di Alkitab tertulis "Hormatilah ayah ibumu supaya lanjut umurmu" (Kel 20:12). Tapi motivasinya itu, apakah iya supaya anak hidupnya diberkati Tuhan? Atau karena merasa memang sudah sewajarnya karena orang tua sudah merawat dan membesarkan anak? alias "mengharap kembali"..

Aku gak tahu apakah kalau sudah tua nanti bisa ikhlas aja kalau hal2 itu terjadi sama aku..
Lebih2 ke Daniel ya sebagai anak cowok..
Pastinya sebagai manusia ada rasa cemburu kalau anak laki-laki kita lebih memilih bersama wanita lain, terus mungkin juga ada persaingan ke menantu, mungkin merasa menantunya gak becus urusin anak kita dll.. (ya ampun panjang banget mikirnya hehehe)

Tapi memang sudah begitu adanya.. karena "Laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan istrinya sehingga keduanya menjadi 1 daging" (Ef 5:31)
Sudah kodratnya anak2 akan meninggalkan ayah dan ibunya untuk berumah tangga..
Dan sebagai ibu gak boleh mencampuri rumah tangga anak2..
Secara banyak rumah tangga yang hancur karena campur tangan dari mertua2 hehehe
Yang kita bisa adalah mendidik mereka supaya jadi anak2 yang baik semampu kita..
Kalau memang nanti besarnya tidak seperti yang kita bayangkan ya kita harus ikhlas..
Karena balik lagi, "jangan berharap pada manusia (Yes 2:22)" karena manusia itu tak sempurna

#ngomong sih gampang prakteknya gak tau#
#mikir kejauhan#
#anak belum 2 tahun juga#


Thursday, 16 April 2015

Tanggung jawab yang besar: take a step of faith

Aku terkesan sekali sama daily hope dari Rick Warren hari ini.
If you wait for perfect conditions, you will never get anything done.” (Ecclesiastes 11:4 TLB).

Ps. Rick mengutip temannya Mark Burnett tentang philosopy “jump in” which says that those who need to know with 100 percent certainty before going forward won’t do anything. You won’t get married, and you certainly won’t change jobs or start a business. I think it’s OK to be 30, 40, or 50 percent sure and figure out the rest of it. The philosophy of ‘jump in’ means that even if you’re not sure you can swim, swim anyway.”

Ps Rick juga menambahkan katanya it’s like parenting, nobody knows how to be a parent! You just have babies, and then you figure it out as you go.

Aku jadi teringat saat menikah dulu, pasti orang-orang mendoakan semoga cepat dapat momongan. Yang mana aku bales dengan gelengan keapala, nanti dulu ah… Karena aku takut banget punya anak.

Bukan, bukan takut melahirkannya yang katanya sakit itu..

Bukan, bukan juga takut bentuk badan akan berubah…

Tapi aku takut menerima tanggung jawab yang besar banget…  Karena dengan menjadi orang tua kita bertanggung jawab atas hidup seorang manusia, masa depannya, apakah dia bisa diterima di mata Tuhan dan manusia..

Kalau melihat kasus2 yang terjadi jaman sekarang, entah wanita PSK atau transgender atau pembunuh atau apapun, dengan mudah orang-orang mengecam mereka, tapi aku kok jadi iba ya sama mereka dan ingin tahu bagaimana masa kecilnya, bagaimana hubungan dengan orang tuanya, dll
Karena aku yakin banget gak ada bayi yang dilahirkan tiba-tiba jahat, tiba-tiba tidak bermoral, tiba-tiba ingin merubah kelamin… ya gak sih? Pasti ada kejadian-kejadian masa kecilnya yang buat dia begitu. Dan pastinya orang tua mempunyai peranan yang besar dalam hidupnya. Memang pergaulan juga bisa mempengaruhi, tapi kalau orang tuanya memberikan base yang kuat saat anak masih kecil dan berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan anak lingkungan untuk tumbuh kembang dan pergaulan yang baik, tentunya pengaruh pergaulan bisa lebih diminimalkan bukan?

Mungkin Tuhan tahu ketakutan aku, makanya butuh 4 tahun baru aku hamil Faith J

Sampai sekarang aku juga gak tau bagaimana masa depan anak-anak nanti, ketakutan-ketakutan tentunya masih ada, tapi yah seperti kata Ps. Rick: But when you step out in faith, trusting in God and pursuing His work for you, He promises you this in Proverbs 16:3: “Commit your work to the Lord, then it will succeed.”


Mari para orang tua rajin berdoa dan berusaha memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya J

Tuesday, 30 October 2012

Bermain bersama anak2 Panti Asuhan

Sejak punya Faith, sekarang kalau liat anak-anak terlantar di jalan rasanya hati ini miris.., kasian banget anak masih kecil-kecil pada bertelanjang kaki, kadang keujanan, cium debu dan asep.. jadi pengamen, jual koran, dll..
Belum lagi ibu2 yang mengemis dengan menggendong anak dengan harapan dikasih lebih..
Mungkin karena kejamnya ibukota (lebih kejam dari ibu tiri), membuat mereka gak ada pilihan lain, gak bisa jaga gengsi atau apa.. memilih untuk mengemis.. ah ga ngerti juga.. gak boleh nge judge juga.. mungkin kalo kita jadi mereka juga bisa jadi membuat keputusan yang sama??

Anyway, jadi kemarin hari Jumat kita ngajak Faith ke Panti Asuhan Yayasan Tuhan Gembalaku. Selain kita bertiga juga ada temen kita Brian yang ikutan kesana.
Rencananya pingin mengajarkan kepada Faith bahwa kalau kita dikaruniai kecukupan, itu harus kita salurkan ke orang2 lain yang lebih membutuhkan.. bukan untuk dinikmati sendiri..

Hanya ada 11 anak yang berada disitu, dari bayi berumur sebulan sampai yang sudah berumur 16 tahun. Tapi pas kita kesana kemarin ada 2 anak, Irma (12 tahun) dan Ghea (16 tahun) yang lagi ikut retreat gereja jadi gak ada disitu.

Pas kita datang disambut sama anak2.. yang bukain pintu si Echa (jalan 15 tahun).. terus ketemu sama Ibu Alce yang dipanggil mami sama mereka semua.  Sementara Ibu Lili (dipanggil oma) yang selama ini jadi point of contact belum datang...

Acaranya:
1. Arts and Craft
Sebelum kesana kita udah mikirin mau bikin acara apa.. secara aku dan Toma gak biasa ngadepin anak2... Takut acaranya garing gitu... Tadinya mau bikin permainan dulu, tapi sampe disana kok kynya keadaan gak memungkinkan, jadi kita memutuskan untuk langsung bikin ikan-ikanan dan kura-kura dari piring kertas. Dasar orang suka menunda2, malem sebelumnya kita jadi bergadang buat bikin contohnya (sayang aku lupa foto).. hehehe..

Lucu juga anak2 itu.. yang paling aktif si Joy (4 tahun) dan Daniel (10 tahun). Kalau yang cewek2 pada malu2 hehehe.. gak banyak suaranya, sementara yang kecil2 (Peter dan Aksel, sama2 3 tahun) masih belum terlalu ngerti ya.. malah spidol sempet dimakan sama si Peter... (maap ya semoga ga apa2), trus pas ditengah-tengah acara mereka ngantuk dan bobo. Mereka anak baik2 banget, cuman dikasih botol susu terus ditaroh di box-nya mereka bisa bobo. Padahal box-nya itu letaknya di tempat kita main-main juga, jadi berisik banget kan?

Baby David (1 bulan) juga bisa tidur pules di box sementara kita berisik2, dia cuman nangis kalo laper minta susu..

ini baby David lagi dikasi susu di box-nya
Faith gimana?
Sebelum kemari aku sempet takut Faith bakal minta digendong terus atau ngajak jalan2 keluar..
Sempet sih dia ngajak jalan ke taman, terus aku tutup pintunya hehe..
Tapi dia cukup anteng sih main2 pake cet air.. malah dia ikutan menghias ikan juga, dan jadi kreatif mencat kaki dan tangannya juga hehehe...

anak2 serius bikin ikan dan kura2 :)

Dan ini hasilnyaa.. taraaa!!

pada kreatif, ikan pake topi..

cakep2 ya karya mereka?
2. Tiup lilin dan foto2
Kebetulan Tabita berulang tahun ke 7 dibulan October ini, jadi hari sebelumnya Toma udah beli cake buat acara tiup lilin. Sebenernya Irma juga ulang tahun, tapi karena Irma sedang retreat, kita tiup lilin untuk Tabita aja. Tapi pas disana kata Ibu Lili, kuenya mau disimpan buat tiup lilin lagi untuk Irma.. -> aku jadi gak enak, harusnya beli 2 kue ya??

Tabita ini manis sekali ya?

Foto bersama

Sama dede David and Brian

Setelah nyanyi lagu happy birthday, tiup lilin, berdoa (lead by Echa) dan foto bersama.. aku ngeluarin photo booth props buat another foto-foto session lagi hehehe.. sayangnya hanya Daniel, Joy, Caca (Gracia) dan Ina yang berfoto karena Tabita dan Echa udah malu.. sementara David dan Aksel lagi bobo..
Photo booth props ini aku download dari sini.. terus ngeprint di kantor Toma (hehe), abis gitu ditempel pake stick balon.

Bajak laut berkumis and cowboy berkacamata hehehe


Princess and Bunny in bow tie

Rencananya foto2 ini mau aku print terus dibingkai buat mereka simpen..
Ada ide gak ya dibuat apa yang lebih kreatif gitu? buat keepsake mereka..

3. Makan siang bersama
Karena perut udah laper kita lalu lanjut dengan makan bersama..aku pesen Hokben aja biar gampang :)
Daniel dan Joy memimpin doa makan.. si Daniel ini doa-nya pake bahasa Inggris lho hehehe..
Disini si Peter udah bangun dan ikut makan bareng..
Anak2 ini pinter2 deh, makan sendiri dan makannya abis semua.. malahan pada abis nasinya dulu.. :)
Trus si Joy ini sempet beberapa kali menggumam "mmm.. nyam2" gitu deh kayanya enak banget gitu kali?

Akhirnya ada juga foto sama Ibu Lili (yang ditengah pake kemeja)

Setelah makan siang bersama, aku ngobrol-ngobrol sama Ibu Lili sementara anak-anak cowo pada main-main... si Faith duduk dipangkuanku terus ketawa2 ngeliatin mereka main, tapi ga berani ikutan main hehehe...

Habis gitu sebelum pulang kita bagi kado ke tiap anak.. Aku dah siapin kado masak2an buat Joy, kirain yang namanya Joy itu cewek hehehe, untung bawa serep botol minum Sponge Bob..

Mudah-mudahan mereka happy.. dan kadonya bermanfaat ya..
Oh ya thank you juga buat Heny yang uda ikut menyumbang untuk acara ini, kiranya Tuhan yang membalas kebaikannya ya..

Pengennya bulan depan dateng lagi buat ngerayain ultahnya Aksel..
Si Toma sih usul mau ngajakin anak2 ke Taman Mini.. biar ga bosen dirumah doang.. tapi mungkin susah juga karena hari Sabtu mereka masih sekolah dan hari Minggu mereka ke gereja.
Well let's see deh..

Tuesday, 16 October 2012

How we got her

Flash back waktu kita pertama married.. tahun 2006, 6 tahun yang lalu.. (dah lama juga ya?)
Waktu itu kita decided buat menunda kehamilan dulu.. alasannya ya klise, karena mau cari duit dulu, mau jalan-jalan dulu.. yah emang kita tergolong married muda.. aku 24 tahun, Toma 27 tahun.. (tp penampilan wise aku 20 tahun, Toma 17 tahun?? hehehehe!)

Banyak orang bilangin kalo ditunda nanti pas mau dapet susah lho..
Terus nyokap jg bilang, at least satu dulu lah..
Tapi ya apa mau dikata.. aku terus terang belum siap..
I'm not good with children.. gak punya adik dan gak punya ponakan..
Kaku banget deh kalo disuruh gendong2 anak..
Gendong bayi apalagi, pasti ga mau.. takut ntar bayinya kenapa2..

Jadi setelah first year anniversary, kita decide untuk trying to conceive.. tapi ya masih santai2 aja..
Eh tapi kok ga hamil2 ya??
Terus seiring dengan berjalannya waktu, mulai banyak orang yang nanyain.. "kapan punya anak?" "emang masih menunda atau ada masalah?" dll dll..  dan semakin waktu berlalu pertanyaan2 itu jadi makin annoying..

Sebenernya gak salah juga sih orang nanya gitu, namanya orang basa-basi.. ya pasti pertanyaan standar yang dilontarkan..
Kalau masih pacaran pasti ditanya "kapan merid?" (sampe ada iklannya yang dijawab mei, meibe yes meibe not.. hehehe)
Kalau udah merid pasti ditanya "kapan punya momongan?"
Ntar kalo udah punya anak satu pasti ditanya "kapan nambah lagi nih?" dst dst..
Tapi ya namanya lagi pengen tapi belom bisa pasti jadi sensitive dengan pertanyaan2 itu.. ibaratnya kayak luka disiram alkohol gitu..

Sampai kadang aku berpikir ya kalo gak punya anak juga gak papa lah..
Mungkin emang udah jalannya..
Tapi pressure hidup di Indonesia itu tinggiii banget soal keturunan..
Kalo udah merid pasti harus punya anak.. kalo ga punya anak itu rasanya kasian gitu...
Padahal di luar negeri byk pasangan yang chose not to have kids.. and they live happily ever after.. kayak Cinderella gitu.. hehe ga pernah diceritain kan Cinderella hamil??


Namanya orang sok cool, kalo didepan orang2 ya kesannya gak pusing soal masalah anak.. tapi kalo lagi sendiri sedih deh..Tiap bulan rasanya sedih tiap kali dapet tamu bulanan..
Pasti temen2 yang menunggu datangnya anak pernah ngerasain hal yang sama deh..

Tahun demi tahun berlalu sampai banyak temen2 yang married-nya setelah kita udah langsung punya anak.. entah kenapa di tahun2 itu banyakkkk banget temen2 kita yang hamil dan melahirkan..
Ikut gembira sih, tapi kadang sedih juga kalo denger berita si anu hamil, si dia hamil.. kok aku gak ya?

Anyway akhirnya kita memutuskan buat coba test2 (sptnya di taun ke 3 pernikahan ya)...
Dari hasil googling pergilah kita ke dr Otamar di Sammarie Jl Wijaya..
Beliau menerangkan kira2 faktor apa aja yang bisa menghambat orang punya anak..
Aku lupa apa aja, tp intinya kalo cowo ya kualitas sperma-nya, tapi kalo cewe lebih kompleks.. ada sel telurnya (yang ditentuin sama hormonnya), posisi rahimnya, terus saluran telurnya.., terus ada antibodinya, terus apalagi ya.. banyak deh.. hehehe...

Beliau santai sih setelah usg, dibilang aku stress mungkin (apalagi pas dia tahu aku kerja dimana waktu itu hehe), terus katanya sel telur-nya kecil2.. jadi aku diresepin vitamin antioksidan (lupa namanya apa).. trus kita berdua disuruh test ina itu..

Hasil test menunjukan sperma Toma jumlahnya cukup, tapi gerakannya gak lurus.. (belok belok ya hehhehe).. dia lalu dirujuk ke Andrology dan diresepin vitamin.. (lagi2 lupa namanya) ..
Sementara aku dibilang antibody-nya terlalu tinggi, jadi badannya menolak benda asing termasuk sperma..
Disuruhlah kita terapi PLI.. darah putih suami disuntikkan ke istri (dibawah kulit).. untuk lebih jelasnya bisa click disini..

Ohya aku juga menjalani test HSG jadi yang saluran tuba fallopinya difoto untuk tahu ada penyumbatan apa gak.. (buat lebih jelasnya bisa klik disini). Gak sakit sih, tapi sangat gak comfortable hehe..dr nya dr Sandra yang di lab Biotest Menteng ya..

Setelah terapi PLI 3x, Toma gak mau ke dokter lagi untuk cek gimana hasilnya, dia cuma bilang kita pasti bisa hamil tahun 2010 (mungkin karena miris jg bayarin biayanya hehehee)
Jadi di 2010 benar2 udah gak ke dokter atau minum obat apa2 lagi..kita cuma berserah dan berdoa aja..


Kita cuma mencoba minum jus wortel.. setiap hari selama 3 bulan, jd tiap pagi kita  bangun lebih pagi buat bikin jus hehe pdhal biasanya bangunnnya mepet sampe ga sempet makan pagi :)

Resep jus wortelnya cuma 4 wortel impor dan 1 buah apel.. gak pake tomat soalnya ga suka hehehe...gak pake air dan gula lagi, rasanya enak kok :) bikinnya pake juicer dikasih mamaku hehe ga modal ya...

Temen2 pd menyarankan untuk ke dr lagi dan coba inseminasi, tp aku bilang, ya mungkin emang gak meant to be ya udah, kita berdua aja juga ga papa, jadi udah pasrah aja, walaopun masih terus berdoa dan ngarep sih (sok tegar dihadapan temen2 hehehe) ...

Lalu bulan May 2010 akhir saatnya dapet, ada keluar flek2 gitu dan seperti bulan2 sebelumnya, aku pikir yaah aku dapet mens.. (inget banget saat itu lagi di Blitz GI mau nonton hehehe) tp stlh bbrp hari fleknya ilang... terus bbrp hari berikutnya pusingg banget, sampe dikerok tp ga ilang2,.. pas mao minum obat dibilangin jangan sama Toma takut hamil... terus entah kenapa pas lagi berdoa, aku bisa bilang terima kasih Tuhan buat anak yang telah Kau berikan.. hehe pdhal belom tau udah hamil... :) mungkin ini yang namanya faith ya.. 

Akhirnya pas telat 10 hari aku test pack dan garisnya langsung 2!!! senangnya luar biasa..
Inget waktu itu pagi2 pas bangun tidur, Toma lgs ajak berdoa buat say thanks to God..

Oh ya terus aku inget banget pas itu dateng ke kawinan temen, dia tanya "kapan punya momongan?" terus aku bilang "kamu duluan lah.."
Bener lho lidah itu berkuasa.
Gak lama setelah itu dia hamil.. dan aku hamil sekitar 2 bulan setelah anaknya lahir..
Untung dia cepet punya anak, kalo gak gimana ya??
Jadi mulai sekarang harus ati2 jaga omongan nih..

Pas ke dr di week ke 7 (krn kata mamaku ga usah ke dr buru2..) udah bisa dengar detak jantungnya, rasanya terharuu...

Ada beberapa kejadian saat hamil yang bikin deg2an selama hamil Faith: 

  • pas week ke 8 aku sempat keluar flek2 jadi disuruh bed rest..., aku sempet takut kalau terjadi apa2 sama babynya tapi Toma terus kuatin, dan bilang kalau kita harus percaya kalau Tuhan  sudah memberi, Dia juga yang akan memelihara ... dan bener sih abis bed rest seminggu itu, abis gitu udah gak ada flek lagi..
  • trus pernah suatu hari (lupa week berapa kynya masih trim pertama) dr Obygynku, dr Aswin Sastrowardoyo (omnya Dian Sastro hehe), bikin deg2an.. Jadi kita kan pasien pertama hari itu, terus pas giliran periksa detak jantung, kok ga ada suaranya.. Terus muka dia keliatan panik.. aku juga panik dong... ,eh ternyata alatnya belom dinyalain donggg hehehe.. 
  • berat badan Faith kecil dan pernah sempet ga nambah dari last check up.. jd kt dr Aswin disuruh minum glucolyn.. semacam gula gitu.. terus ktnya kalo ga nambah juga mungkin harus segera dikeluarkan babynya, karena mungkin rahimnya udah ga kondusif untuk perkembangannya.. serem yaa.. tapi thank God minggu depannya udah nambah.. mungkin ini efek dari kerjaku yang sering lembur2 dan sempet pulang jam 12 malem! 
Faith lahirnya sampe maju 2 minggu..  
Tadinya mau ambil cuti mepet deket2 31 January 2011, perkiraan Faith lahir..
Tapi pas masuk January kayanya badan udah cape banget..
Jadilah mulai cuti tanggal 17 January 2011 (Senin), Sabtunya tgl 15 January masih kelarin belanja keperluan baby di Giant (pelajaran buat ibu2 hamil jangan belanja last minute, berat bawa perut gede jalan2)..
 eh beneran seninnya tgl 17 January 2011 Faith lahir !!
That's how we got her...(panjang yak?)...
Oh ya disini aku pernah cerita why we named her Faith Josephine..



Faith fresh from the womb :)

Friday, 12 October 2012

Faith and the umbrella

Dear Faith,

Two days ago I read this short story and it caught my attention.
I would like to share it with you, but maybe you don't understand it now, so I write it here.

Faith and the umbrella
During a time of great drought, the Scottish preacher Dr. Guthrie prayed for rain in the morning service. As he went to church in the afternoon, his daughter, Mary, said, “Here is the umbrella, Papa.”
“What do we need it for,” he asked.
“You prayed for rain this morning, and don’t you expect God will send it?”
They carried the umbrella, and when they came home they were glad to take shelter under it from the drenching storm.

Sometimes we pray and pray, but we are not sure if our prayer will be answered..
We don't prepare our "umbrella"..
We don't have faith..

Faith,
When you pray, please remember to have faith..
When times get though, please remember to have faith..
"You can pray for anything, and if you have faith, you will receive it." Matt 21:22 (NLT)

Love,
Mama